Jumat, 01 Maret 2013

SENI MUSIK

MENGAPREIASIKAN DIRI BERKAITAN DENGAN HASIL KARYA SENI MUSIK
Kompetensi Dasar          : Memainkan Musik
Tujuan Pembelajaran      : - Menganalisis Harmonisasi yang terdapat pada melodi maupun iringan
                                          - Menjelaskan teknik sederhana dan mudah dalam bernyanyi atau
                                             bermain musik yang dikuasai siswa
                                          - Memainkan musik/bernyanyi secara individual maupun kelompok dengan
                                             mempertimbangkan ekspresi (penghayatan) sesuai makna lagu

Pendahuluan
           Indonesia sangat kaya akan kebudayaan, kebudayaan tersebut berkembang dengan sendirinya. Salah satu contoh adalah musik tradisional/daerah, musik tradisional Indonesia beraneka ragam mulai dari Sabang sampai Merauke. Ada angklung, gamelan, sasando, rebab, tifa, seruling, dan sebagainya. Cara memainkannya berbeda-beda, ada yang dipukul, ditiup, digesek. Seseorang yang menyukai musik belum tentu bisa memainkan musik. Untuk dapat memainkan musik yang baik kita perlu mempelajari teknik-teknik, disamping memiliki bakat dan sense of music. Dengan didasari bakat dan perasaan yang mendalam, serta dengan sering berlatih, seseorang akan mudah memainkan musik.

A. MATERI PEMBELAJARAN
1.   Memainkan Musik
      Di dalam memainkan musik ada beberapa hal yang sebelumnya harus diketahui,
      1.1  Media Musik
             Dalam memainkan musik membutuhkan media musik yang terdiri dari 2 macam :
              a. Suara Manusia
                  Musik yang dituangkan melalui suara manusia sebagai medianya, biasa disebut dengan vokal.
                  Bernyanyi bisa dilakukan secara individu maupun berkelompok
             b. Alat musik/Instrumen
                 Musik yang dituangkan dengan media alat musik atau  instrument musik. Dalam 
                 praktiknya musik biasanya dituangkan dengan media suara(vokal) dan diiringi dengan 
                 instrumental (alat musik). Dalam hal ini bisa berupa alat musik tradisional maupun modern
       1.2  Jenis Suara Instrumen Musik
              Memahami jenis suara/kesan suara yang dihasilkan oleh instrumen musik dibutuhkan 
              kepekaan rasa.Menurut jenisnya suara instrumen musik dibedakan menjadi :
              a. Instrumen bersuara Tunggal (Ritmik)
                  Instrumen musik yang bunyinya tidak bernada/tidak menghasilkan nada 
                  Contoh : Marawis, snar drum dll
              b. Instrumen bersuara majemuk (Melodik)
                  Instrumen musik yang bunyinya menghasilkan nada
                  Contoh, gitar, piano, biola dsb
        1.3 Macam - macam Instrumen Musik Menurut Sumber Bunyi         
              Dalam memainkan alat musik diperlukan pengetahuan yang memadai, bakat dan kreativitas
              pemain. Macam-macam instrumen musik menurut sumber bunyinya :
              a. Idiofon
                  Bunyi yang dihasilkan dari badan instrumen tersebut. Contoh :triangle, castanyet, gong
Gb.Castanyet




              b. Membranofon

                  Bunyi yang dihasilkan dari membran/selaput yang ditegangkan. Contoh, gendang
                  marawis, drum dsb
Gb.Tabla

              c. Kardofon
                  Bunyi yang dihasilkan dari dawai/snar yang ditegangkan. contoh, gitar, biola, cello dsb.
Gb. Bass

              d. Aerofon
                  Bunyi yang dihasilkan oleh udara/satuan udara dalam instrumen tsb. Contoh, seruling
Gb. Terompet

              e. Elektrofon
                  Instrumen musik yang bunyinya dibantu dengan rangkaian elektronik dan menggunakan
                  daya listrik. Contoh, gitar listrik, keyboard dsb
Gb. Guitar listrik


2. Mengaransir Musik 
    Mengaransir merupakan salah satu dari jenis berkreasi/berkarya musik. Jenis karya cipta musik
meliputi 3 macam antara lain :
    §     Komposisi
     Karya cipta musik tertulis atau biasa disebut partitur.
§    Improvisasi
     Karya cipta musik tidak tertulis, biasanya muncul secara spontan pada saat menyanyikan  
     lagu atau memainkan musik dan bersifat tak abadi.
    §      Arransemen
                Karya cipta musik berupa hasil gubahan komposisi lagu atau musik yang sudah ada

 
3.    Faktor Pendukung Karya Seni Musik
        Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar karya cipta musik bernilai tinggi :
1.    Memiliki jiwa musikal
2.    Memiliki pengetahuan tentang komposisi lagu
3.    Memiliki kemampuan berimprovisasi
4.    Memiliki pengetahuan tentang aransemen
5.    Mengetahui cara membaca notasi
6.    Mencipta lagu sesuai dengan jaman dan selera masyarakat umum
 
4.    Langkah-langkah Mengarransemen Musik
                Langkah-langkah mengarransemen musik antara              lain :
a.    Memilih lagu yang baik
b.    Menganalisis melodi dan lirik lagu
c.       Menentukan bentuk arransemen yang dibuat
d.      Mengetahui kemampuan tekhnik, karakter,             ambisius   vokal seorang penyanyi yang akan      membawakan ciptaan arransemen.
e.      Menuliskan seluruh melodi, harmoni, akord, dan    bass secara utuh.
     
5.  Menyajikan Musik
        Untuk menyajikan musik dapat dilaksanakan secara individu maupun kelompok, tetapi harus dilakukan dengan persiapan yang baik diantaranya adalah :
·         Menguasai notasi angka, balok, huruf
·         Memahami kesan suara/jenis suara yang dihasilkan oleh instrument musik
·         Menguasai cara memainkan instrumen musik
·         Berlatih memainkan instrument musik
 
Musik hanya dapat dinikmati jika dimainkan melalui alat-alat musik, baik instrumental maupun vokal. Oleh karena itu, musik dapat disajikan secara instrumental (dengan menyajikan permianan alat-alat musik), secara vokalia (hanya dengan menyajikan vokal atau suara manusia) atau perpaduan vokal dan instrumental.
      Penyajian musik vokal dapat dilakukan secara solo, duet, trio, atau kwartet. Penyajian vokalis dapat pula dilakukan dengan jalan penyanyi yang besar (unison, paduan suara). Penyajian musik tersebut dapat dilakukan dengan atau tanpa iringan musik. Jika tanpa iringan musik, maka penyajian musik tersebut disebut acapella.
     
Orkes musik dapat disajikan dalam bentuk kecil maupun besar. Penyajian orkestrasi musik kecil bisa berbentuk sebagai berikut :
1.    Ansambel musik yang terdiri dari alat-alat musik ritmis, melodis (harmonis) sekaligus, atau    hanya alat musik melodis saja.
2.    Band, ialah penyajian alat-alat musik petik, ditambah seperangkat alat musik ritmis yang biasanya berupa    drum set. Ada pula sekelompok band yang biasa disebut dengan accoustic band, electric band, dan brass band         
        Penyajian musik dapat juga dilakukan secara orchestra dengan jumlah alat dan pemain musik yang relative besar. Penyajian orchestra besar dapat berbentuk sebagai berikut :
1.    Orkes Fanfare, kelompok orkes tiup yang terdiri       dari alat-alat musik terompet, saxophone, trombone,    tuba, ditambah beberapa perkusi        (timpani, cymbal)
2.    Orkes harmoni atau juga disebut orkes philiharmony,  kelompok orkes musik yang memainkan alat musik gesek (violin, cello) ditambah alat musik tiup, alat musik perkusi atau ritmis dan sebagainya
3.    Orkes Simfoni, kelompok penyajian musik yang memainkan seluruh alat musik yang ada, dan biasanya memiliki susunan alat-alat musik yang terbagi dalam seksi tiup, seksi gesek, seksi petik, perkusi, dan seksi idiofon.
 
 
                

1 komentar :

  1. Makasih gan informasinya, lain kali posting yang lebih detail ya gan ? :) ;)

    BalasHapus

 
Review http://denbagusduwe.blogspot.com/ on alexa.com